MATERI BAHASA INDONESIA TEKS ANEKDOT KELAS X SMA
A. Pengertian Teks Anekdot
Teks Anekdot adalah cerita
singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk
melakukan kritikan. Teks anekdot biasanya mengkritik tentang layanan publik,
politik, lingkungan, dan sosial.
Cerita lucu adalah Cerita yang isi nya panjang atau
pun pendek yang mengandung unsur jenaka atau lucu sehingga dapat membuat pembaca tertawa.
B. Ciri-Ciri
Untuk membedakan teks ini
dengan teks tantangan maupun teks lain, kalian perlu mengetahui ciri-cirinya.
Ciri-ciri teks anekdot sangat khusus dan mudah dipahami, berikut ini:
Bersifat humor atau lucu.
Bersifat menggelitik, bisa
membuat pembaca merasa terhibur.
Bersifat menyindir/kritikan.
Bisa jadi mengenai orang
penting.
Memiliki tujuan tertentu.
Cerita yang disampaikan hampir
mirip dongeng.
Cerita mengenai karakter
hewan dan manusia sering terhubung secara umum dan terlihat nyata.
C. Struktur Teks Anekdot
Berikut ini 5 struktur
penyusunnya:
Abstraksi: terletak pada
awal paragraf dan berisikan gambaran awal tentang isi teks anekdot.
Orientasi: bagian isi berisi
awal mula atau latar belakang terjadinya suatu peristiwa.
Krisis: berisi mengenai
masalah yang muncul yang terjadi dalam teks.
Reaksi: berisi langkah
penyelesaian masalah yang muncul dalam bagian krisis.
Koda: bagian akhir teks
sekaligus penutup teks.
D. Kaidah Teks Anekdot
1.
Teks ini memakai sebuah pertanyaan
dengan keterampilan bahasa yang kreatif dan efektif.
- Menulis
sesuai struktur yaitu diawali dengan bagian abstrak dan diakhir dengan
bagian koda.
- Menyatakan
peristiwa serta bagian dari peristiwa menggunakan konjungsi.
- Biasanya
menggunakan kata keterangan waktu lampau.
- Menggunakan
kata predikat atau kata kerja (verba).
- Memakai
sebuah kalimat yang berhubungan dengan perintah.
- Dibuat
secara berurutan dan kronologis.
E. Tujuan Teks Anekdot
Seperti teks lainnya, teks
ini juga mempunyai tujuan yang ditujukan kepada para pembaca terhadap setiap
cerita singkat lucu dan menyindir nya.
Tujuan yang ingin dicapai
merupakan latar belakang penulis atau pengarang untuk membuat teks anekdot yang
lucu dan bisa menyindir. Berikut ini tujuannya:
Menghibur pembaca.
Membangkitkan tawa para
pembaca.
Sarana untuk mengkritik dan
menyindir.
Menggambarkan
karakter-karakter dengan singkat dan langsung pada intinya.
Perbedaan
Anekdot dan Cerita Lucu Dilihat dari Ide Cerita
Nah, pada bagian ini kita bisa membedakan anekdot dan
cerita lucu dari segi ide ceritanya. Kita pilah satu persatu ya teman-teman:
Ide Cerita Anekdot
Tidak terbatas pada fenomena/peristiwa nyata tertentu,
misalnya peristiwa lucu saja sehingga ide cerita anekdot ini bahkan bisa juga
berupa cerita sedih, cerita heroik, cerita romantis, dan lain sebagainya.
Menitik beratkan pada persitiwa nyata/ kisah tokoh-tokoh
nyata yang sekiranya telah dikenal publik seperti misalnya peristiwa korupsi
yang dilakukan tokoh tertentu.
Pengalaman hidup Albert Einstein yang pernah dikira bodoh,
pencabulan yang dilakukan selebritis tertentu, dan lain sebagainya; semakin
kontroversial maka semakin memancing untuk dijadikan anekdot.
Menitik beratkan ide cerita yang bermuatan kritik dan
sindiran serta sesuatu yang menarik dan kalau bisa lucu sehingga anekdot ini
bisa menohok.
Ide Cerita Lucu
Ide cerita lucu ini bisa terinspirasi dari pengalaman
konyol seseorang atau hanya sekedar imajinasi dan ide cerita ini fokus pada
satu hal, yakni sesuatu yang lucu untuk dibuat cerita.
Perbedaan Anekdot Dan Cerita Lucu Dilihat dari
Tujuannya
Selain melalui definisi dan ide cerita, kita juga bisa
melihat perbedaan anekdot dan cerita lucu ini berdasarkan tujuannya (tujuan
dari teks ini dibuat):
Tujuan Teks Anekdot
Mendokumentasikan fenomena nyata yang menarik, hot,
kontroversial dalam bentuk teks yang rileks untuk dibaca.
Menitik-beratkan pada kritik dan sindiran.
Kalau bisa ya dibuat lucu sehingga anekdot ini juga bisa
menjadi sarana hiburan.
Peduli pada hal yang bersifat edukatif.
Memiliki misi yang mulia; merubah kehidupan agar menjadi
lebih baik (bilamana teks anekdot ini merupakan teks yang mengkritisi fenomena
sosial yang tidak beres).
Tujuan Cerita Lucu
Murni diciptakan dengan tujuan membuat para pembaca tertawa
dan terhibur
Perbedaan Anekdot Dan Cerita Lucu Dilihat dari
Fungsinya
Terakhir, kita bisa melihat perbedaan anekdot dan cerita
lucu melalui fungsinya sebagai teks. Berikut uraian singkatnya:
Fungsi Teks Anekdot
Menjadi sarana dialektika yang tajam sekaligus menghibur.
Sarana kritik yang efisien.
Menjadi sarana edukasi yang menyenangkan.
Menjadi dokumen sejarah non formal.
Fungsi Cerita Lucu
Menjadi sarana hiburan yang singkat dan lucu
Nah, teman-teman, demikianlah yang bisa aku bagikan terkait
dengan 4 cara untuk membedakan teks anekdot dengan cerita lucu. Semoga artikel
ini bermanfaat (sekaligus menghibur).
Pembahasan
Perbedaan humor dan anekdot adalah
1. Ide cerita
Humor: Rekaan penulis
Anekdot: peristiwa nyata
2. Isi
Humor: membahas pemasalahan sehari-hari atau masalah yang umum ditemukan
Anekdot: membahas permasalahan politik atau permasalahan yang berhubungan
dengan orang banyak
3. Fungsi komunikasi
Humor: menghibur pembaca.
Anekdot: menyampaikan kritikan atau sindiran secara halus
Langkah-langkah menulis
teks anekdot sebagai berikut.
1. Menentukan topik
Topik adalah ide cerita atau gagasan cerita atau
dasar cerita atau apa yang akan diceritakan.
Contoh:
Orang miskin yang mencuri
1. Mencari bahan
referensi
Bahan yang diperoleh bisa berupa
buku/majalah/koran/internet, observasi, dan imajinasi.
2. Menentukan
pesan yang akan disampaikan atau sindiran yang akan disampaikan
Pesan yang akan disampaikan bisa tersirat
(implisit) maupun tersurat (eksplisit).
Contoh:
Katakanlah hal kebenaran
Perhatikan kehidupan orang miskin
Kesenangan sesaat akan menghancurkan masa depan
3. Menentukan
unsur lucu/konyol/jengkel
Contoh:
Ibu yang memuji tindakan anak yang salah.
4. Menentukan alur
cerita berdasarkan struktur teks anekdot
abstraksi: Di sebuah desa, tinggallah seorang
ibu dan anaknya.
orientasi : Keluarga itu sangat miskin. Mereka
kelaparan.
krisis : Ibu memuji tindakan Hasan (mencuri).
reaksi : Hasan babak belur dihajar massa.
koda :Ibunya menangis.
5. Mengembangkan
teks anekdot
Abstraksi
Di sebuah desa, hiduplah seorang janda dengan
anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur.
Penjelasan :
Orientasi
Hasan sangat lapar.Ia pun pergi dari rumah,
siapa tahu ada orang yang berbelas kasihan terhadapnya dengan memberi makan
kapadanya. Tapi tak seorang pun yang belas kasih kepadanya.
Krisis
Akhirnya Hasan punya akal panjang yaitu mencuri
buah durian milik tetangga yang kikir itu.Dia pulang ke rumah membawa sebuah
durian.Ibunya pun senang melihat kedatangan Hasan yang membawa makanan.Ibunya
pun memuji tindakan Hasan.“Lain kali lebih banyak, ya, Nak! Tidak hanya satu!“
kata ibunya dengan polos.
Reaksi
Waktu terus berjalan, tapi tetap tak ada sesuatu
yang bisa dimasak oleh Ibu Hasan.Hasan teringat buah durian.Hasan pun pergi ke
kebun.Diambilnya dua buah durian.Tapi naas bagi Hasan, warga sudah
menghadangnya. Hasan dihakimi oleh massa.
“Ini bukan keinginan saya, tapi keinginan
ibuku.”Hasan menjerit kesakitan.Ibunya hanya diam.
“Bagaimana warga, apakah kita lanjutkan hukuman
ini?” kata kepala kampung.
“Lanjut, hajar dia, sampai dia kapok!” seru
warga
Ibunya hanya bisa melihat anak yang malang itu
dihakimi massa.
Koda
Setelah warga selesai melampiaskan amarah dan
meninggalkannya, ibunya datang memeluknya.Tapi Hasan malah memukul
ibunya.Ibunya jatuh tersungkur di tanah. “Kenapa ibu dulu tidak memarahiku
ketika aku mencuri pertama kali?” tanya Hasan.
Hukum
Peradilan
Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang
memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja.
Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak
dosen. "Apa kepanjangan KUHP, Pak?". Pak dosen tidak menjawab
sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. "Saudara Ahmad, coba
dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi," pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad
menjawab, "Kasih Uang Habis Perkara, Pak.!".
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen
hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad,
"Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?" Dasar Ahmad,
pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, "Peribahasa Inggris
mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak...!". Semua mahasiswa
di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa
terbahak-bahak.
contoh teks anekdot
lucu
Antara Pencuri Sandal dan Koruptor
Di suatu persidangan, seorang
hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara terhadap Bagus,
seorang pemuda berumur 23 tahun. Bagus terbukti bersalah mencuri sepasang
sandal di masjid.
Bagus: “Lho, Pak Hakim, sepasang
sandal itu hanya berharga Rp 30.000 saja, mengapa saya dihukum 5 tahun penjara?
Sedangkan para koruptor lebih ringan hukumannya padahal uang rakyat yang mereka
curi jauh lebih banyak!”
Hakim: “Anda merugikan satu orang
senilai Rp 30.000. Sedangkan koruptor merugikan 200 juta orang dengan korupsi
sebanyak Rp 2 miliar. Jika dihitung-hitung, kerugian yang didapat tiap orang
hanya Rp 10.”
Bagus: “Lalu?”
Hakim: “Lalu apa lagi? Nilai tindakan
Anda jauh lebih merugikan. Maka Anda saya hukumi lebih berat dari koruptor!”
Bagus: (Pingsan)
Wakil Rakyat
Diruang perkuliahan sedang terjadi
diskusi sengit tentang kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia saat
ini. Salah satu mahasiswa berceletuk dan diikuti mahasiswa yang lain.
Jufri : Dijaman ini wakil rakyat itu cuma
judulnya
Andi : Benar itu, katanya ingin
menyejahterakan rakyat tapi faktanya menyejahterakan diri sendiri.
Ilham : Bahkan banyak yang terlibat korupsi.
Dimas : Parah memang. Rakyat makin susah,
wakil rakyat makin makmur. Banyak rakyat hidup di jalanan, sementara wakil
rakyat tinggal di rumah mewah. Sejahtera sekali mereka yang duduk di kursi DPR.
Ilham : Tapi, kalau dipikir-pikir, wakil
rakyat berarti mewakili rakyat.
Dimas : Memang.
Ilham : Mereka mewakili rakyat. Artinya,
rakyat ingin kaya, sudah diwakili sama wakil rakyat. Rakyat ingin punya rumah
mewah, sudah diwakili sama wakil rakyat. Bahkan, rakyat yang mau berantem pun
sudah diwakili.
Dimas : Hahaha…. Tapi, yang maksudnya apa?
Ilham : Waktu sidang, kan tidak jarang pada
berantem.
Dimas : Hahaha….
Cerita Lucu
Obat Aneh
Pasien : Dok, tolonglah sembuhkan
penyakit saya. Saya sering berjalan di waktu tidur.
Dokter : Ini kotak yang bisa
menyelesaikan persoalanmu. Setiap malam, ketika Anda sudah bersiap untuk tidur
keluarkan isi kotak itu dan taburkan di lantai sekeliling tempat tidurmu.
Pasien : Kotak apa ini, Dok? apakah
sejenis serbuk penenang?
Dokter : Bukan. Ini kotak paku
payung.
Kabar baik dan kabar
buruk
1. Seekor
Katak yang Mendatangi Peramal
“Seekor katak pergi menemui seorang
peramal untuk mengetahui apakah dia beruntung dalam urusan asmara atau tidak.”
Peramal itu kemudian membaca telapak
tangan si katak dan berkata, “Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau
dengar yang mana dulu?”
Si katak ingin mendengat kabar
baiknya terlebih dulu.
Peramal pun berkata, “Kamu akan
bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan ingin mengetahui
segala sesuatu tentang dirimu. Dia ingin kamu terbuka padanya dan memberikan
hatimu padanya.”
“Wah, itu hebat!” kata si katak.
“Tapi, apa kabar buruknya?”
“Kamu akan bertemu dengannya di kelas
biologi.”
2. Contoh Nama Hewan
Guru: “Murid-murid, coba berikan
contoh nama hewan!”
Murid: “Gajah”
Guru: “Sekarang coba berikan contoh
nama hewan lainnya.”
Murid: “Gajah lainnya.”

Posting Komentar untuk "MATERI BAHASA INDONESIA TEKS ANEKDOT KELAS X SMA"