MATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X
Teks Negosiasi: Pengertian, Struktur, Cara Menyusun, dan Kaidah Kebahasaannya
Pengertian Teks Negosiasi
Teks negosiasi dapat kita pahami sebagai sebuah
teks yang di dalamnya memuat proses tawar menawar hingga terjadi sebuah
kesepakatan. Interaksi sosial ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan baik dari
pihak yang ditawar maupun pihak yang menawar.
Menurut KBBI sendiri negosiasi dapat dipahami
sebagai proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan
bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau
organisasi) yang lain. Sementara, menurut para ahli, negosiasi adalah:
1. Menurut Hartman: negosiasi merupakan suatu
proses komunikasi di mana dua pihak masing-masing dengan tujuan dan sudut
pandang mereka sendiri berusaha mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua belah
pihak tersebut mengenai masalah yang sama.
2. Menurut Casse: negosiasi merupakan proses di
mana paling sedikit ada dua pihak dengan persepsi, kebutuhan, dan motivasi yang
berbeda mencoba untuk bersepakat tentang suatu hal demi kepentingan bersama.
Ciri-ciri Teks Negosiasi
Guna membantu mengenali teks negosiasi, kalian
dapat mengidentifikasinya menggunakan ciri-ciri berikut:
1. Negosiasi menghasilkan kesepakatan dari kedua
belah pihak
2. Setiap pihak yang bernegosiasi akan
memperjuangkan kepentingan dan keuntungannya masing-masing.
3. Negosiasi digunakan sebagai sarana untuk
mencapai penyelesaian
4. Negosiasi memiliki tujuan praktis, yaitu
mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua pihak yang melakukan
negosiasi
Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Dalam menuliskan teks negosiasi tentunya ada
kaidah kebahasaan yang menjadi khas dari teks ini. Berikut beberapa contoh
kaidah kebahasaan dalam teks negosiasi:
1. Bahasa persuasif
Penulisan teks negosiasi identik dengan penggunaan
bahasa yang persuasif. Bahasa persuasif sendiri dapat kita pahami sebagai
bahasa yang digunakan untuk membujuk ataupun menarik perhatian. Penggunaan
bahasa yang persuasif tentunya dapat meningkatkan efektivitas dari negosiasi
yang dilakukan.
2. Kalimat deklaratif
Penggunaan kalimat deklaratif dalam teks negosiasi
merupakan bentuk kalimat yang disampaikan dalam bentuk isi pernyataan yang
berfungsi untuk memberikan informasi ataupun berita terkait suatu hal.
3. Kesantunan bahasa
Pelaksanaan negosiasi biasanya akan menggunakan
bahasa yang santun. Hal ini ditujukan supaya terjadi komunikasi yang baik
sehingga proses negosiasi yang dilakukan kedua belah pihak dapat terjadi dengan
lancar.
4. Pronomina Persona
Dalam teks negosiasi biasanya akan menggunakan
pronomina persona. Pronomina persona merupakan suatu bentuk kata ganti yang
akan menggantikan nomina ataupun frasa nomina. Contohnya adalah saya, kami,
ataupun anda.
5. Kalimat langsung
Penggunaan kalimat langsung juga merupakan salah
satu kaidah kebahasaan dalam teks negosiasi. Kalimat langsung dapat kita pahami
sebagai bentuk kalimat yang menirukan ucapan yang diutarakan oleh orang lain.
Struktur Teks Negosiasi
Teks negosiasi mempunyai tujuh unsur yang menyusun
negosiasi yang kemudian akan membuat teks negosiasi menjadi suatu kesatuan yang
utuh. Berikut merupakan struktur teks negosiasi:
1. Orientasi: terdapat kalimat pembuka yang
biasanya merupakan ucapan salam. Fungsi dari orientasi adalah untuk memulai
negosiasi
2. Permintaan: merupakan sesuatu yang
dinegosiasikan, bisa berupa barang atau jasa yang ingin dibeli.
3. Pemenuhan: Merupakan bentuk kesanggupan akan
hal berupa barang atau jasa dari penjual yang diminta oleh pembeli
4. Penawaran: puncak dari negosiasi yang terjadi.
Kedua belah pihak saling melakukan tawar menawar untuk mencapai tujuannya.
5. Persetujuan: merupakan kesepakatan antara kedua
belah pihak atas negosiasi yang telah dilakukan.
6. Pembelian: keputusan apakah konsumen akan
menyetujui negosiasi yang berlangsung atau tidak.
7. Penutup: akhir dari negosiasi yang berlangsung,
biasanya berisikan ucapan salam atau terima kasih
Cara Membuat Teks Negosiasi
Penulisan teks negosiasi tidak memiliki
langkah-langkah yang kompleks jika dibandingkan dengan teks lainnya. Teks
negosiasi akan lebih mudah dibuat dengan menggunakan suatu metode yang
menggunakan pendekatan langkah-langkah penyusunan teks negosiasi, sebagai
berikut:
1. Menentukan tujuan yang berkaitan untuk
melakukan negosiasi
2. Menentukan pihak-pihak yang berkaitan untuk
melakukan negosiasi
3. Menentukan konflik atau permasalahan yang
terjadi untuk melakukan negosiasi
4. Menentukan solusi dalam penawaran untuk
menyelesaikan permasalahan yang terjadi
5. Menentukan model kesepakatan dari negosiasi
yang berlangsung
Berikut merupakan contoh teks negosiasi jual beli
di pasar daging:
Di sebuah pasar tradisional, Bu Heri mau membeli
daging di salah satu lapak langganannya.
Orientasi
Penjual : Selamat pagi Bu Heri, Wah sudah belanja
macam-macam, ya?
Bu Heri : Iya pak. Nanti sore akan ada arisan.
Jadi, hari ini rencananya masak agak lebih banyak dibandingkan biasanya.
Penjual : Oohh. Ini kebetulan dagingnya
segar-segar, Bu. Baru sampai subuh tadi, belum kena freezer.
Ibu Heri mau daging apa? Kambing apa sapi?
Permintaan
Bu Heri : Sapi sajalah Pak. Tidak berani makan
daging kambing. Suami saya sedang naik tensinya, bisa gawat kalau makan daging
kambing.
Penjual : Oh, tensinya sering naik, ya Bu? Kalau
saya tiap hari makan daging, mau sapi atau kambing tidak masalah buat saya.
Sejauh ini tensi saya aman, Bu. Akan tetapi, saya rajin makan timun, melon,
semangka, apel, kangkung biar seimbang, Bu. Jangan lupa juga banyak minum air
putih. Satu lagi yang terpenting adalah harus ikhlas, Bu!
Bu Heri : Ikhlas, bagaimana pak?
Penjual : Ya, kalau menjalani hidup ini ikhlas
pasti, kan adem ayem saja. Jadi, tensinya tidak akan naik.
Bu Heri : Betul juga Bapak ini.
Penjual : Nah, ini! Ibu, silahkan pilih, mau
bagian mana? paha atau iga?
Bu Heri : Kalau paha sekilonya berapa pak?
Penjual : Masih sama bu seperti kemarin, 110 ribu,
Bu.
Bu Heri : Kalau iga?
Penjual : Buat Bu Heri, saya berikan diskon saja,
105 ribu untuk 1 kg iga.
Penawaran
Bu Heri : Kalau begitu saya ambil daging bagian
paha 1 kg, iga ½ kg, tetapi harganya boleh kurang, ya? Kan, saya sudah beli
banyak.
Penjual : Ya, sudah, khusus untuk Ibu, semuanya
saya berikan harga 210 ribu saja.
Bu Heri : Terima kasih, Pak. Bonus tulang, juga,
Pak. saya hendak membuat kaldu.
Persetujuan
Penjual : Siap Bu Heri. Pokoknya beres. (penjual
daging itu mulai menyiapkan pesanan Bu Heri)
Bu Heri : Terima kasih pak.
Pembelian
Penjual : Ini Bu, sudah saya pisahkan iga dan
paha. Semuanya 210 ribu.
Bu Heri : Terima kasih, Pak. Ini uangnya.
Penjual : Uangnya 250 ribu. Ibu tidak mempunyai
uang pas?
Bu Heri : Wah, tidak ada, Pak, memangnya tidak ada
kembaliannya, ya?
Penjual : Iya, belum ada uang kembaliannya. Begini
saja, Ibu membayar 200 ribu dulu saja, sisanya besok ketika ibu belanja di sini.
Bu Heri : Oh, baiklah, kalau begitu. Besok sisanya
akan saya berikan, Pak.
Penutup
Penjual : Iya Bu, tidak usah dipikirkan.
Bu Heri : Terima kasih, Pak.
Penjual : Ya bu. Salam untuk Pak Heri.
Bu Heri : Ya Pak.
Itulah penjelasan lengkap mengenai teks negosiasi.
Selamat belajar!

Posting Komentar untuk "MATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X "